Thursday, November 17, 2016

November 2016

Setelah dua tahun blog ini vakum akhirnya bisa nemuin lagi password yang selama ini geregetan sendiri lupa.

Hai usia 23, kamu gak muda lagi Nadya. Setelah tahun kemarin sudah resmi lulus dari Binus, gelonggongan lemak ini mencoba untuk masuk ke dunia advertising. Banyak orang yang nanya kenapa gak masuk ke dunia broadcast secara dari awal kuliah ikut radio kampus dan magang sekaligus bikin skripsi di NET apalagi dulu jaman SMA juga pernah magang jadi fotografer di Kompas. Ada juga yang nanya kenapa gak ngelanjutin ngurusin event secara udah 5 tahun berturut turut bantuin Java Festival Production dalam berbagai acara musik besarnya salah satunya Java Jazz Festival. Jawabannya simple aja kok hehehe, pengen nyoba yang lain aja. Terkesan kaum millenial banget ya pola pikirnya, tapi sejujurnya dibalik alasan tersebut hanya karena ingin tumbuh dan mengembangkan karier. Karena pada dasarnya tetap masih cinta dengan dunia kreatif dalam mewujudkan atau mengikuti proses dari sebuah ide yang dituangkan dari coretan lalu bertransformasi menjadi sebuah karya hingga mampu dinikmati oleh khalayak ramai.

Buat yang kepo nanya mulu, hehehehehehehehehehehehehehehehehehehe awal tahun udah enggak sama dia lagi kok. But thats ok, kan semua yang diawali dengan baik baik harus diakhiri dengan baik baik juga, walau sekarang jadinya canggung sehingga menghilang tanpa jejak karena satu sama lain gila banget sama yang namanya kerja. Gluck for your new position mybro!

Mari kita skip curcolnya

Tahun lalu berawal dari masuk divisi Innovative Business Development di salah satu agency advertising lokal yang cukup besar di Indonesia, kantornya terletak di dekat kandang macan Ragunan sehingga cukup 45 menit saja dari rumah. Jadi researcher itu ternyata cukup seru, di sini dapat ilmu banyak dan yang selalu diingat adalah untuk menciptakan sesuatu harus didasari dengan melihat perkembangan pasar dengan beragam kebutuhan konsumen dan akan di-adjust dengan input dari klien. Sekali lagi semua itu bergantung pada kondisi ekonomi yang ada di negara ini. Kok sampe lihat ekonomi? Lebay banget ya hahaha tapi suer itu ngaruh misalnya dari saham si kompetitor x lagi anjlok nih berarti kita bisa lebih ngegenjot promosi tapi ambil sisinya dari segi y. Itu contoh aja ya hehehehe. Di kantor ini awalnya ditugasin bikin competitor review aja, berlanjut dengan membuat kliping koran setiap hari untuk nge-track kondisi pasar serta perekonomian. Serta menggali insight dari konsumen juga merupakan hal terpenting. Data tersebut bagaikan senjata dalam proses brainstorming, gak heran dalam riset juga diperlukan wawancara indepth dan menggunakan beberapa teknologi jaman sekarang untuk ngintilin si konsumen dalam kesehariannya. Tapi ya walau udah seberapa indepth hasilnya sekarang kembali lagi ke seberapa peka si strategist dalam mengolah data untuk menghasilkan sebuah formulasi yang akan dijadikan sebuah pegangan oleh tim account dan tim kreatif. Hmmmm bukan agency namanya kalau gak ada drama antara team account dan team kreatif, pastinya ada saja titik saling menyalahkan dan saling beranggapan tim lawannya tidak becus. Ini yang bikin jadi sedikit heran, bukankah dalam sebuah tim harusnya bisa saling back up satu sama lain sehingga lebih erat dan enak kerjanya? 

Setelah 9 bulan mencoba di ATL (above the line, bentuk promosi dengan target audiens luas serta lebih mengedepankan dalam menjelaskan sebuah konsep/ide/gagasan. karena tidak adanya interaksi khusus dengan audience, maka bentuk medianya itu berupa iklan dalam tv, radio, billboard, hingga media cetak. duuuh berasa lagi uts hehehehe), pengembara ini melanjutkan perjalanannya dengan berkecimpung dalam digital agency. Alasan utama pengen digital karena jaman sekarang semua sudah berbasis digital, dengan budget yang tidak sebesar atl namun impactnya bisa sebesar atl. Apalagi rich media tersebut bisa mencakup target yang cukup luas, spesifik dan memiliki fasilitas interaksi secara langsung. Campaign di digital bisa dikatakan sekarang sangat berkembang dan unik karena mampu menggunakan berbagai media untuk dieksplor dengan ide yang lebih kreatif, dari menggunakan hashtag lalu muncul keberadaan selebritis sosial media yang ikut mempromosikan, dibantu lagi dari sosial media brand ambasador dan kekuatan materi dari own social media yang dimiliki oleh brand tersebut. Honestly di kantor yang terletak di Dharmawangsa ini, wah beneran deh setiap hari kaya nambah mulu ilmu pengetahuan. Karena sebagai account executive harus bisa menjaga mood tim kreatif, komunikasi yang baik dalam scheduling bersama project manager serta bisa mengembalikan bola ke klien tanpa melewati deadline. Komunikasi internal maupun eksternal adalah pegangan utama dalam posisi ini, namun sayang karena ada beberapa hal yang membuat diri ini meledak sehingga di antara bulan ketiga jalan keempat, saya pun memutuskan tidak melanjutkan kesempatan emas tersebut. Sayang sekali rasanya, meninggalkan tim yang begitu solid, atasan yang sangat supportif, senior yang selalu mengajari dari titik nol belum mengerti apa apa serta klien yang bisa dikatakan mentor eksternal yang selalu memberikan pembelajaran menarik.

Kini.......saya tetap di dunia advertising, namun mengenai detailnya akan saya ceritakan pada postingan selanjutnya ya!

Loveyou




Wednesday, February 5, 2014

Lima Menit Lagi

Lima menit lagi hari akan berganti dan gue masih di depan komputer demi tugas UAS ini. Hai Februari! Cepat sekali Januari berlalu. Bulan dimana gue lagi lesu-lesunya sama aktivitas kampus. Bulan dimana kesempatan absen yang masih nol benar-benar dipergunakan dengan baik untuk bolos hingga memasuki kesempatan maksimal absen. Bulan dimana gue cabut kuliah trus besokannya pada bilang ih kemaren kan kuis dan gue cuma legowo aja. Bulan dimana musim hujan sangat membuat Jakarta tergenang dan alhasil kemacetan di ibukota ini mencapai 2 kali lipat. Bulan dimana berangkat kuliah jam setengah enam pagi dan sampe kampus jam sepuluh eh ternyata kelasnya udah abis jadi langsung naik bus arah pulang lagi. Bulan dimana emang kaya gak tau kenapa gak ada semangat padahal biasanya awal tahun ialah dimana seseorang sedang membara demi tercapai resolusi hidup. Bulan dimana gue tiba-tiba iseng pengen potong pendek dan ternyata emang pendek bikin muka jadi bulet. Bulan dimana emang beneran gak ketemu lo sama sekali dengan tujuan emang sengaja pengen ngilang tapi sebenernya gue gatau rasanya lega apa rindu. Bulan dimana tiga puluh hari isinya males-malesan yang sukses bikin naik 5kg. Hehehehehehehehehehehehehehehe, kamu lucu Januari. Sihir cuaca yang tak menentu mostly jadi dingin banget berhasil membuat diri ini berleyeh-leyeh.

Terus sekarang nugas apa?
Iya harusnya gue ngelanjutin nugas tapi lagi bosen jadinya cerewet disini deh. Nugas matkul periklanan bikin design iklan storyboard bla bla bla deh. Buat temen sekelompok gue: Hallo Nadya-nya lagi males nih jadi maaf ngaret dari deadline perbab nih hihihihihihihi. 

Hmmmmmmmmmmmmmm apalagi yaaaaaaaaaaaaaaaaa. Udah ah, ngantuk.


(Doain ya UAS Bahasa Mandarin gue lancar)

Saturday, January 11, 2014

Blah

We are often let down by the most trusted persons and loved by the most unexpected ones. Some make us cry for things that we haven't done, while some other ignore all our faults just to see our smile. Some leaves us when we need them the most, while some stick to us even when we ask them to leave. This world is a mixture of such people. We just need to know which hand to shake and which hand to hold.

Wednesday, January 8, 2014

Menghilang

Aku
Menghilang bukan berarti meninggalkan
Menghilang bukan berarti pergi
Menghilang bukan berarti menghindar
Menghilang bukan berarti melupakan
Menghilang bukan berarti tak sayang lagi
Menghilang bukan berarti tak setia
Menghilang bukan berarti tak seirama lagi
Namun bagiku
Menghilang adalah beristirahat
Menghilang adalah pergi sejenak dari kebosanan
Menghilang adalah waktu untuk berfikir kembali tentang semuanya
Menghilang adalah untuk intropeksi diri dengan alam dan sekitar
Menghilang adalah untuk menemukan siapa yang sebenarnya ada dan selalu di samping kita.

Tuesday, January 7, 2014

2014

Happy New Year All!!!

Hahaha seneng sendiri pas lagi tidur tiduran trus baru inget password blog ini. Kangen nulis, kangen cerita ngalor ngidul. Gimana tahun baru kalian? Apa resolusi kalian? Resolusi gue taun ini cuma satu, jadi lebih mandiri dan jangan pernah bergantung pada siapapun. Oke itu dua, hehehe. Hm bagi gue cewek mandiri itu penting karena biar gak harus apa apa serba minta tolong, apa apa serba minta dibantuin sama orang lain apalagi sama cowok. Kalo itu masalah kita ya kita juga yang harus menyelesaikan. Jangan mau ah dianggap lemah sama cowok. Bukannya skeptis sama cowok, tapi gue paling anti gaktau kenapa entah gengsi atau punya ego tingggi banget. Ya kalo bisa ngurus sendiri ya kenapa ngerepotin orang lain?
Arti tahun 2013 bagi gue apa ya? Hm bagi gue sih tahun kemarin adalah tahun pendewasaan. Iya karena pada tahun itu usia gue beranjak kepala dua, gue memiliki dua orang baru yang tiba tiba masuk ke kehidupan gue. Iya, gue punya bokap dan nyokap tiri baru. It's amazing huh? Tahun itu berat hingga berat badan gue pun menurun 8kg. HAHAHAHAHA stress adalah santapan setiap hari. Mau cerita ke orang lain toh juga responnya "sabar Nad" dan bukan jalan keluar yang bisa memecahkan masalah. Intinya 2013 itu benar benar bikin gue melek bahwa jangan sok - sokan mikirin orang lain kalo diri lo sendiri dan keluarga lo atau apapun yang berhubungan dengan pribadi lo belom benar benar "benar".
Oia pertengahan tahun 2013, di sebuah kedai makan seseorang yang selalu gue ingat tatapan matanya pernah menyeletuk ke gue dengan kalimat yang agak bikin kaget
"Sekali - kali rewel kek Nad, lo terlalu apa apa serba sendiri deh. Nih contohnya aja nih sepele kaya kita lagi makan gini eh lo aja gamau gue bayarin maunya bayar sendiri - sendiri. Gue jadi ngerasa gak dianggep.  Sekali - kali teriak "Help me" dong biar gue bisa ngerasa selalu ada buat lo. Lo terlalu struggle sama masalah keluarga lo, masalah tugas kampus lo, sampe masalah balik malem naik bus sendirian tapi gak bilang minta jemput. Ini emang sepele tapi gue pengen lo sadar kalo lo ada gue. Tapi sekarang gue udah sadar kalo lo lebih nyaman sendirian. Gue gaktau lo disana nungguin siapa. Gue gaktau apa emang kita gak nyambung atau lo-nya kurang peka. Gue gaktau jiwa lo lagi entah terbang melayang kemana kalo setiap kita pergi. Gue gaktau apa orang yang selama ini lo pikir he's the one adalah nantinya worth it buat lo. Gue gaktau lo maunya gimana dan apa. Karena yang gue tau lo tuh selalu pendam, dan ngejalanin semuanya sendirian tanpa nengok kanan kiri. Kalo lo lebih nyaman dengan kesendirian lo mendingan gue mundur daripada makin lama gue yang makin sakit hati. Satu pesan gue buat lo: Melek Nad, kita manusia diciptakan untuk melengkapi satu sama lain, gabisa semua serba sendirian Nad. Lo keliatan kuat tapi gue tau di dalamnya lo nutupin kerapuhan lo tanpa celah satupun. Lo emang kuat tapi harus ada pria kuat lainnya yang akan selalu membuat lo semakin kuat"
Hallo buat yang disana, satu jawaban gue cuma satu: gue gamau ngerepotin orang lain. Titik. Maaf ya. Tapi seengganya ya sekarang lo udah bisa menjadi pria kuat untuk orang yang lebih baik dari gue tentunya :"""")


Selamat menjalani 2014 dengan 365 kesempatan baru!

▼
  Haruki Murakami

Thursday, August 1, 2013

Skip // Teledor // Efek Liburan

Its been long time gak ngeblog lagi. Sekarang lagi libur kuliah nih makanya sempet ada waktu luang iseng nulis lagi. Tenang aja, gue gak bakal nulis hal hal yang berat atau yang berbau sastra kok. Cuma lagi pengen cerita aja hal hal apa yang udah gue lalui.

Well udah selesai melalui masa berat semester 4. Gak hanya berat di sks ataupun sistem kuliahnya, tapi banyak masalah intern keluarga yang gue alami. Banyak orang baru yang masuk ke keluarga kami. Awalnya gue menolak namun demi kebahagiaan bersama gue merelakan hal yang paling gue benci terjadi. Setelah itu gue lega namun masih terkadang kepikiran. Apalagi masih gondok untuk menerima ip yang menurun. Tapi sambil nutupin kekalutan dengan orang rumah, gue lampiasin semua ke kerjaan Rockinland bantuin Mba Tya jadi assisten media handling dan mata kuliah Enterpreneurship yang sukses bikin gue turun 7kg karena banyak begadang serta segala tetek bengeknya.

So what's now? Sambil liburan yang kayanya masih lama banget sampe 23 September, sekarang gue lagi nyoba magang iseng-isengan lagi jadi Producer Assitant disalah satu Production House di Kemang. Gue lagi ngebantuin dalam produksi iklan sebuah makanan kecil yang manis. Suasana kantornya lumayan enak kok, apalagi bisa pake baju bebas celana pendek pun juga slow. Tapi sejauh ini gue ngerasa belom "klik" aja karena gue ngerasa gue masih amat sangat lamban dan belom taktis dalam bekerja. Baru beberapa hari aja gue udah ngalakuin kesalahan kecil sepele tapi bisa bikin fatal. Ya seperti biasanya Nadya si perfeksionis ini terkadang masih teledor dodol banget. Walaupun Producer gue yang baik itu terlihat cuma senyum doang ketika gue melakukan kesalahan, malah hal itu jadi sentilan banget  buat gue. Im pretty ashamed. Apalagi pas dia bilang "Like i told you before that in advertising and production  house world everythinhg has to be perfect, right?" Kalo kaya gini jadi keinget waktu itu tukar pikiran dengan mas Danang yang sekarang udah super terkenal dengan acara comedy show-nya di salah satu televisi swasta baru. Waktu itu dia sambil nyetir cuma bilang 'Adek, manusia itu jatuh kepleset bukan karena batu yang besar. Coba kamu pernah gak kepleset sama batu kali yang segede gaban itu? Manusia itu jatuh kesandung karena batu keririkil. It mean di dunia ini manusia tuh kesandung masalah gara - gara hal yang sepele. Makanya kamu jangan suka ngegampangin hal yang kecil ya"

Yaudah deh intinya Nadya dodol gak mau jadi teledor lagi.
Selamat Puasa semuanya!

Sunday, April 7, 2013

Sudah Lama


Ceritanya dulu lagi sering bolak balik kantor Kompas waktu nengokin junior baru Kompas Muda yang sedang magang. Nah sekalian yaaaa sempat juga pernah ngobrol panjang bertukar pikiran dan pendapat sama mba Doe tentang musik indie. Dikirain cuma buat bahan obrolan aja, eh ternyata naik cetak dan terbit tepat di hari ulang tahun ke 19. Ahahaha ketauan kan jarang baca koran jadinya malah baru tau sekarang bahwa ada artikel ini. Lumayan nama kesebut disini :""""""")


Musik Indonesia, Kompas 21.09.2012



INDUSTRI MUSIK INDONESIA


Bukan karena 

Ingin Kaya 

Raya  

Rabu (19/9) pukul 05.00, Andhika (20) terbangun dari tidurnya oleh bunyi alarm yang dia pasang di telepon selulernya. Lagu alarm yang dia pilih cukup ampuh, sebuah lagu milik band indie Efek Rumah Kaca.
”Aku pasang ’Cinta Melulu’ karena lagunya berisik,” ujar Andhika. Bersama ”Cinta Melulu”, Andhika memulai hari-harinya. Pilihan lagu alarm itu bukan tanpa alasan. Andhika adalah satu dari sekian banyak penggemar Efek Rumah Kaca (ERK) yang beranggotakan Cholil Mahmud, Adrian Yunan Faisal, dan Akbar Bagus Sudibyo itu.
Selain ERK, Andhika juga menggemari Stereomantic, Tantrum, The Milo, Gentle Sons, Fstvlst, dan Rocket Rockers. Semuanya band indie asal Indonesia. ”Aku sudah enggak pernah dengerin band-band mainstream lagi. Malas. Lagu mereka menye-menye, liriknya tidak masuk akal. Semuanya tentang cinta. Hidup kan tidak melulu soal cinta,” lontar Andhika.
Dia mencontohkan sejumlah lagu milik ERK yang temanya sangat beragam, namun nyata terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Soal hujan, kemajuan teknologi, hingga kenakalan remaja.
Aztari Ayu Nadya (18) juga penggemar band indie. ”Aku suka Mocca, The Trees and The Wild, White Shoes and The Couples Company, sama Sore,” ujar Nadya. Serupa dengan Andhika, Nadya juga tidak terlalu gemar band-band mainstream. Hanya beberapa band saja yang masih dia dengarkan, seperti Sheila On7 dan Maliq and D’esentials.
Menurut Nadya, jenis musik band indie jauh lebih menarik ketimbang band-band mainstream. ”Yang mainstream kadang-kadang alay. Tidak berani beda dan itu-itu aja, hampir sama satu sama lain. Isinya semua tentang cinta yang menye-menye,” papar Nadya. Sedangkan tema cinta di tangan band-band indie menurut dia diutarakan dengan lirik yang bagus.
Selain lirik, performa band indie yang unik dan kadang nyentrik juga jadi alasan. Andhika dan Nadya pun mengejar konser band indie favorit, memburu CD yang kerap dikemas serupa karya seni, dan membeli pernik-pernik (merchandise) yang dibuat terbatas.
Didasari kecintaan
Di jajaran band indie Tanah Air, nama ERK tak asing. Kedua album ERK, Efek Rumah Kaca dan Kamar Gelap, terjual antara 7.000-9.000 keping. Lumayan untuk ukuran band indie.
Di luar aktivitas panggung dan urusan rekaman album baru, Cholil, vokalis Efek Rumah Kaca, adalah pekerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang hukum. Dua personel ERK, Adrian dan Akbar, juga memiliki pekerjaan lain. ”Saya tinggal rayu-rayu bos agar tetap bisa menjalani aktivitas bermusik saya,” ujar Cholil seraya tersenyum.
”Kami main musik karena kami mencintai musik. Karena kecintaan, sering kali hasilnya lebih maksimal. Masalah orang suka atau tidak, tak masalah,” ujar Cholil.
Penjualan cakram padat (CD) yang hanya 7.000-9.000 keping, bukan masalah bagi mereka. Yang terpenting bagi mereka, bagaimana menyalurkan kreativitas musik. Berapa pun apresiasi yang mereka terima, mereka syukuri. ”Karena kami punya pekerjaan, bila terjadi apa-apa kami tidak khawatir. Setidaknya kami punya jalan keluar,” tutur Cholil.
Arian, vokalis band indie Seringai bergenre rock cadas menuturkan hal serupa. ”Kami bersenang-senang dengan musik kami. Tujuan kami bukan untuk jadi kaya raya,” tuturnya.
Meski belum sampai mencetak angka penjualan CD hingga puluhan ribu keping, album terbaru Seringai, Taring, laris-manis diburu penggemar mereka. CD versi eksklusif seharga Rp 75.000– yang mereka produksi sebanyak 999 keping–ludes dalam dua hari. Sementara CD versi reguler yang dibanderol Rp 35.000, hingga saat ini sudah terjual sebanyak 7.000 keping. ”Dengan penjualan CD eksklusif selama dua hari itu, kami sudah balik modal rekaman,” ungkap Arian.
Sejak rilis Taring, jadwal manggung Seringai penuh hingga Desember 2012. ”Tetapi kami hanya main weekend (akhir pekan) karena di hari biasa kami harus bekerja,” kata Arian yang berprofesi sebagai ilustrator.
Grup indie White Shoes and The Couple Company juga mencatat penjualan sebanyak 10.000 keping CD untuk album kedua mereka, Vakansi. Piringan hitam mereka yang diproduksi 300 buah dengan harga Rp 275.000 habis dalam waktu dua minggu di dalam negeri.
Angka itu belum termasuk yang terjual di luar negeri. Jadwal manggung mereka juga nyaris penuh setiap akhir pekan, rata-rata 8-9 kali dalam satu bulan.
Para personel White Shoes sepakat bahwa tugas musisi adalah berkarya dengan memegang kaidah tidak menyepelekan dan bertanggung jawab kepada pendengar mereka. ”Jadi jangan berpikir kalau pendengar kita bodoh. Jangan anggap mereka sebagai obyek, hanya untuk beli benda saja,” tambah Sari.
”Bila yang dikejar hanya uang, ingin cepat kaya, maka tidak akan pernah ada puasnya, kurang terus. Selama kita selalu kreatif, pasti bisa bertahan,” ujar Saleh.
Sebagaimana ERK dan Seringai, White Shoes juga mengeluarkan pernik-pernik secara terbatas. ”Untuk satu produk maksimal 100 buah,” papar manajer White Shoes, Indra Ameng.
Sementara Seringai, misalnya, untuk satu desain kaus bisa menjual 200-300 lembar dengan harga Rp 125.000. Saat ini Seringai setidaknya memiliki 11 desain. ”Ini yang tidak dimiliki industri musik mainstream,” papar Arian.
Tidak heran bila di tengah lesunya industri musik Tanah Air, band-band indie seolah bergeming. Mereka menunjukkan daya tahan dengan tetap berstrategi menghadapi perubahan zaman.
(Dwi As Setianingsih)

Saturday, March 30, 2013

12:23

“Sekarang, kita sedang di masa saling mengejar, mengejar impian. Impianku adalah semua tentang masa depanku, 3k: kehidupanku, karirku & kamu."

— Aztari Ayu Nadya. 11 Oktober 2012

Friday, March 15, 2013

9:56


“Your whole world has transformed. You realize the ground beneath you has shifted. Things are uncertain. And there’s no turning back. The world around you is different now. Unrecognizable. And there’s nothing you can do about it. You’re stuck. The future’s staring you in the face. And you’re not sure you like what you see. Like I said, I’m not big into change.”
 —  Richard Webber - ‘The Face of Change’

Monday, February 4, 2013

Oh. K.


He didn’t move, but stayed with his friend, his legs swinging slowly back and forth, ignoring the open doorway.


    — Hubert Selby Jr., from The Room

Saturday, January 19, 2013

Miles away




















Back to the days where I'm counting the years/Clock never seems to alive/And all i can do is believe what he said/Love never go sleep//But miles and miles away/Far across the sea/Thousand miles away behind the star/I miss "us".

Thursday, January 10, 2013

2013


Tahun ini, saya akan melepas umur dengan awalan angka satu.
Tahun ini, saya akan memasuki semester 4
Tahun ini, saya sudah 2 tahun melewati masa indahnya SMA
Tahun ini, saya hanya berharap semuanya akan berjalan dengan baik dan lancar
Tahun ini, saya akan lebih berusaha untuk tetap sabar & bersyukur dalam hal apapun
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya
Tahun ini, saya tidak mau menjadi pribadi yang galak lagi..


Wednesday, December 12, 2012

11

Hallo selamat satu tahun, BVoice2011. A moment, a love, a dream, a laugh, a kiss, a cry, our rights, our wrong. Loveya!








Monday, November 12, 2012

Rep$$$$$$$$$




Gathering Reporter BVoice Radio, 3 November 2012 at Oenpao Kemang




HAMINSATUTS

H-1 UTS hahahahahahahahaha kembali lagi ke masa begadang, nunggu serangan fajar kisi - kisi, ngerangkum materi dan komat kamit kaya mbah dukun. Udah deh di bawa enjoy aja selama kita udah ada persiapan dan usaha yang baik. Oia makasih juga yang hari ini udah dateng ke rumah secara random hihihihihihihi. Wish me luck, baby!

Oia ini ada lagi most recently played di Itunes gue. Ya bagi gue lagunya seru dan liriknya kocak


Monday, November 5, 2012

11

Aloha bulan November! Jadi inget dulu pas SD, cara cepat gue ngapalin bulan yang termasuk musim hujan itu pasti yang akhirannya ada -ber karena pas musim hujan airnya ber-ber-an membasahi bumi. Dan ternyata emang bener juga sih hahaha. Well bulan ini lagi musim UTS bagi para binusian. Siap siap begadang ngerangkum bahan dan komat kamit ngapalin deh. Oia gue lagi dapet tugas bikin video dokumenter tentang kebudayaan dari matkul Komunikasi Antar Budaya buat nilai tugas besar sebelum uts. Masih proses editing sih, nanti deh gue upload kalo gue udah rampung ngeditnya. 
Kalo musim hujan dateng gue pasti seneng soalnya bakal adem banget, kaya sekarang pas gue lagi ngetik postingan ini aja gemericik air hujan lagi berdansa di pekarangan depan dan angin semeriwing masuk dari ventilasi atas jendela. Tinggal nunggu abang bakso lewat atau gak masak indomie super pedes aja sih ini hahahahahahaha.
Harusnya sih sekarang minggu libur persiapan UTS namun karena banyak kuliah pengganti jadi sirna deh liburannya.

Nih buat nemenin lo dengerin hujan dan bernostalgia masa kecil, enjoy!


Saturday, October 27, 2012

Mimpi Takkan Berlari



"Mimpi gak akan kemana mana, cuma kitanya aja mau ngejar apa enggak....." - Rhesa

Sunday, October 21, 2012

Go



Avalanche City - Go

Go lovely, go far away, I've set you free
Cause I know that we belong
Held in arms of the sea
And there's other things a-roll
On your mind through the day
And it's understood to me
We belong in freedom's way

Well I heard the daylight's long
And the seas are slight but the breeze is strong
Hope fills my sails and I'm gone
But man it feels like home

And I know this is all that I've dreamed of
Cause I feel like living when the life comes back to me
The sun shines on my face and I feel hope

Well I know the blood runs strong in your heart
But it beats harder for the life in you to grow
And you smile cause you know this is where we belong


Friday, October 19, 2012

Oooooh


Thursday, October 18, 2012

Ahok Sidak!

Ini nih jawara gue pas pemilu ronde ke dua kemaren. Tayangan ini kaya reality show yang seru karena arahan Pak Ahok sangat tegas singkat padat tapi nyelekit banget (dalam arti positif)
Mau tau?

Sikat Jhooooooon!